Menemukan Cahaya di Ujung Terowongan Saya masih ingat saat itu, saya duduk di bangku kelas 6 SDN, dengan mata yang merah dan air mata yang mengalir. Saya baru saja menerima hasil ujian nasional, dan saya tidak lulus. Saya merasa seperti dunia saya telah runtuh. Saya selalu berpikir bahwa saya adalah siswa yang baik, saya selalu belajar dengan giat dan mengikuti semua pelajaran dengan sungguh-sungguh. Namun, hasil ujian nasional saya tidak sesuai dengan harapan saya. Saya merasa kecewa dan putus asa. Hari-hari berikutnya, saya merasa seperti saya tidak memiliki arah. Saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan, dan saya merasa seperti saya tidak memiliki tujuan. Saya mulai meragukan diri saya sendiri, dan saya merasa seperti saya tidak cukup baik. Namun, suatu hari, saya bertemu dengan seorang guru yang bijak. Beliau melihat saya sedang duduk di bangku, dengan mata yang merah dan air mata yang mengalir. Beliau mendekati saya dan bertanya, "Apa yang terjadi?" Saya mencerit...
Comments
Post a Comment